Beasiswa Disabilitas Kemendiktisaintek 2026 Dibuka bagi Mahasiswa UNAIR
Universitas Airlangga membuka kesempatan bagi mahasiswa penyandang disabilitas untuk mengikuti program Beasiswa Disabilitas Kemendiktisaintek Tahun 2026. Program ini ditujukan bagi mahasiswa aktif Universitas Airlangga yang memenuhi ketentuan dan persyaratan sebagai calon penerima beasiswa.
Kesempatan ini terbuka bagi mahasiswa aktif program S1, D4, dan D3 angkatan 2025 dan 2026. Calon penerima juga dipersyaratkan tidak sedang memperoleh beasiswa yang bersumber dari APBN, APBD, maupun pihak swasta. Selain itu, mahasiswa wajib melampirkan bukti keterangan dokter sebagai penyandang disabilitas serta memenuhi ketentuan ragam disabilitas yang telah ditetapkan.
Ragam disabilitas yang tercantum dalam ketentuan meliputi disabilitas fisik, intelektual, mental, dan sensorik. Disabilitas fisik antara lain mencakup amputasi, lumpuh layuh atau kaku, paraplegi, cerebral palsy, akibat stroke, akibat kusta, dan orang kecil. Sementara itu, disabilitas intelektual mencakup lambat belajar, disabilitas grahita, dan down syndrome. Disabilitas mental mencakup kondisi psikososial seperti skizofrenia serta disabilitas perkembangan seperti autisme. Adapun disabilitas sensorik meliputi disabilitas netra, rungu, dan wicara.
Selain bukti keterangan dokter, calon penerima juga diwajibkan mengisi surat pernyataan sebagai bagian dari proses pengusulan. Dokumen keterangan disabilitas perlu diterbitkan oleh tenaga atau profesi yang sesuai dengan kondisi yang dialami, seperti dokter THT untuk gangguan pendengaran, dokter mata atau optician untuk gangguan penglihatan, psikiater atau psikolog untuk gangguan komunikasi, sosial, emosi, dan inteligensi, serta dokter spesialis atau fisioterapi yang dapat menilai penyandang disabilitas untuk gangguan gerak.
Bagi mahasiswa yang memenuhi persyaratan dan berminat mengikuti program ini, pengisian pendaftaran dapat dilakukan melalui bit.ly/daftarbswdisabilitas. Para calon penerima diimbau untuk memperhatikan persyaratan dan menyiapkan dokumen yang diperlukan agar proses pengusulan Beasiswa Disabilitas Kemendiktisaintek Tahun 2026 dapat dilakukan dengan baik.