Lestarikan Musik Tradisional, Mahasiswa FISIP UNAIR Sabet Harapan 3 Menyanyi Keroncong di PEKSIMIDA Jatim 2026
Prestasi membanggakan di bidang seni kembali ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Airlangga pada ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Jawa Timur Tahun 2026. Kompetisi tingkat provinsi ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk tidak hanya menunjukkan bakat artistik, tetapi juga turut berperan aktif dalam melestarikan kekayaan budaya bangsa. Keikutsertaan delegasi kampus dalam pergelaran ini mencerminkan komitmen kuat universitas dalam mendukung pengembangan minat dan bakat, guna menciptakan keseimbangan antara kecerdasan intelektual serta kepekaan seni mahasiswa.
Pada kompetisi tahun ini, Aditya Risqi Ilhaam N P, mahasiswa berprestasi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), berhasil mengukir prestasi dengan meraih posisi Harapan 3 pada Tangkai Lomba Menyanyi Keroncong Putra. Pencapaian ini merupakan hasil dari ketekunan latihan, penguasaan teknik vokal yang mumpuni, serta penghayatan mendalam terhadap genre musik tradisional yang dikenal memiliki tingkat kesulitan cengkok tersendiri tersebut. Penampilannya yang memukau di hadapan dewan juri berhasil membuktikan bahwa generasi muda, khususnya mahasiswa UNAIR, tetap mampu menjaga dan menghidupkan pesona musik keroncong di tengah arus modernisasi.
Direktorat Kemahasiswaan Universitas Airlangga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas dedikasi serta pencapaian yang telah diraih oleh Aditya dalam kompetisi seni bergengsi tersebut. Keberhasilan menembus jajaran pemenang ini diharapkan dapat memotivasi para Ksatria Airlangga lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri secara maksimal, berani tampil melahirkan karya, dan senantiasa bangga dalam mempromosikan kesenian budaya lokal di panggung-panggung kompetisi selanjutnya.